KKepanjen Pesona
Sejarah & Budaya Kepanjen

Mengungkit Jejak Kerajaan Kanjuruhan: Menelisik Pusaka Arkeologi di Desa Mulyoagung

Desa Mulyoagung, Kepanjen, menyimpan jejak penting Kerajaan Kanjuruhan. Artikel ini menelisik pusaka arkeologi dan relevansinya dalam konteks budaya tahun 2025–2026.

Mengungkit Jejak Kerajaan Kanjuruhan: Menelisik Pusaka Arkeologi di Desa Mulyoagung

Ringkasan Cepat

  • Desa Mulyoagung menjadi salah satu lokasi penting penemuan arkeologi terkait Kerajaan Kanjuruhan.
  • Pemerintah setempat berencana mengembangkan situs sejarah ini sebagai destinasi budaya pada tahun 2026.
  • Candi Badut, salah satu peninggalan Kanjuruhan, terletak tidak jauh dari Desa Mulyoagung.
  • Komunitas lokal aktif mempromosikan warisan budaya Kanjuruhan melalui festival tahunan.
  • Artefak temuan baru di Desa Mulyoagung dipamerkan di Museum Kabupaten Malang mulai 2025.

Desa Mulyoagung: Simpan Jejak Kerajaan Kanjuruhan

Desa Mulyoagung, terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat penting peninggalan Kerajaan Kanjuruhan. Kerajaan ini, yang diperkirakan berdiri pada abad ke-8 Masehi, menjadi bagian integral dari sejarah Jawa Timur. Tahun 2025, tim arkeolog menemukan struktur batu kuno di Desa Mulyoagung yang diduga merupakan bagian dari kompleks pemukiman kuno Kanjuruhan. Temuan ini semakin memperkuat posisi Kepanjen sebagai wilayah yang kaya akan warisan sejarah.

Candi Badut dan Keterkaitannya

Candi Badut, yang terletak sekitar 10 kilometer dari Desa Mulyoagung, merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Kanjuruhan yang paling terkenal. Candi ini diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Raja Gajayana. Pada tahun 2026, pemerintah setempat berencana menghubungkan Desa Mulyoagung dengan Candi Badut melalui jalur wisata budaya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan terhadap sejarah dan budaya Kepanjen.

Festival Budaya dan Pelestarian

Komunitas lokal di Desa Mulyoagung telah menginisiasi Festival Kanjuruhan sejak 2024. Festival tahunan ini menampilkan berbagai kegiatan, seperti pameran artefak, pertunjukan seni tradisional, dan workshop sejarah. Pada tahun 2025, festival ini akan berkolaborasi dengan Museum Kabupaten Malang untuk memamerkan temuan artefak baru dari Desa Mulyoagung. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian warisan budaya.

Orang Juga Bertanya

Apa yang membuat Desa Mulyoagung penting bagi sejarah Kerajaan Kanjuruhan?

Desa Mulyoagung menjadi lokasi penemuan struktur batu kuno dan artefak yang diduga terkait dengan pemukiman Kerajaan Kanjuruhan.

Apa rencana pemerintah untuk situs sejarah di Desa Mulyoagung?

Pemerintah berencana mengembangkan Desa Mulyoagung sebagai destinasi budaya dan menghubungkannya dengan Candi Badut pada tahun 2026.

Apa saja kegiatan dalam Festival Kanjuruhan?

Festival Kanjuruhan menampilkan pameran artefak, pertunjukan seni tradisional, dan workshop sejarah.

Di mana artefak temuan baru Desa Mulyoagung dipamerkan?

Artefak temuan baru dipamerkan di Museum Kabupaten Malang mulai tahun 2025.